Mitos Salah Tentang Makanan Dan Minuman Yang Telah Digunakan Dalam Masyarakat

By | 5 Oktober 2017

Entah bagaimana mitos ini juga diperkuat dari berbagai macam iklan yang tampil di televisi dan surat kabar. Dan tentu saja dengan berbagai macam saran membuat sulit untuk membedakan antara mitos yaitu fakta atau fiksi. Mitos macam apa Inilah informasinya, semoga bermanfaat.

Mitos Permen Karet Menelannya Butuh 7 Tahun Untuk Perut Tertelan

Teman-teman anehtapinyata.net pada saat sebagian kecil teman pasti pernah mendengar mitos menyeramkan tentang permen karet. Dikatakan bahwa sampai permen karet ditelan, ia akan menempel di perut selama 7 tahun. Mitos ini tentu membuat banyak anak kecil takut mengunyah permen karet. Tapi faktanya mitos itu sama sekali tidak benar. Memang benar bahwa permen karet tidak bisa dicerna oleh perut, namun perlahan permen karet di perutnya akan berangsur-angsur keluar melalui saluran pencernaan dan akhirnya terbuang saat kita buang air besar. Proses mengunyah permen karet dari perut hingga terbuang itu tidak memakan waktu hingga 7 tahun, namun hanya dalam hitungan hari saja.

Mitos Bahwa Minum Susu Bisa Memperkuat Tulang

Jika Anda ditanya bagaimana memperkuat tulang kemungkinan besar akan menjawab banyak minum susu. Dalam iklan susu itu selalu dipuji bahwa susu bisa membuat anak tumbuh besar dan kuat. Tapi fakta dibalik susu bisa menguatkan tulang agak rumit. Susu kaya akan kalsium dan mengandung vitamin D, namun untuk membuat tulang sehat juga dibutuhkan vitamin K dan Magnesium. Dan sayangnya kedua konten untuk memberi makan tulang tidak terkandung dalam susu. Apalagi jika dikenang bahwa susu mengandung banyak gula, laktosa dan galaktosa yang terbukti mempercepat proses penuaan dan obesitas. Jadi untuk mendapatkan tulang yang kuat, selain minum susu sebaiknya juga mengonsumsi sayuran, kacang-kacangan, ikan dan lain-lain agar seimbang.

8 Mitos Minum Air Setiap Hari Untuk Menjaga Kesehatan

Mitos mitos mitos ini tidak diketahui asal usulnya, sebuah mitos yang jelas bahwa untuk tetap sehat setiap orang harus minum 8 gelas air putih setiap hari telah banyak beredar di masyarakat. Dan keparahan banyak dokter yang menyarankan itu sangat penting bagi kesehatan. Tapi nyatanya, setiap manusia memiliki tingkat kebutuhan akan air yang tidak sama. Hal ini tergantung pada kondisi dan ukuran tubuh, suhu dan cuaca lokal, dan aktivitas fisik yang dilakukan. Ada pepatah bahwa berlebihan apapun pada umumnya tidak akan terlihat bagus, juga air, jika terlalu banyak air tidak baik untuk kesehatan. Air sangat diperlukan bagi tubuh, namun perlu diingat bahwa air tidak hanya didapat dari air minum saja, tapi juga dari sumber lain seperti makanan, buah dan sayuran. Memang kita dilengkapi dengan alarm alami jika tubuh kita kekurangan air. Ketika kekurangan air, saraf tubuh mengirim sinyal ke otak dan otak merespons dengan haus. Karena itu, disarankan, cukup mengkonsumsi air untuk menghilangkan rasa haus. Untuk mengetahui bahwa tubuh kita kekurangan air atau tidak dapat dilihat dari warna urine, semakin banyak warna dehidrasi tubuh kita dan sebaliknya.

Mitos Minuman Energi untuk Energi Ekstra

TV di TV ada banyak iklan yang mengatakan bahwa minuman energi bisa meningkatkan energi kita jika kita mengkonsumsinya. Tapi mengkonsumsi terlalu banyak minuman energi tidak baik untuk kesehatan. Sebagian besar minuman energi yang beredar di masyarakat mengandung campuran gula dan kafein, ditambah asam amino yang disebut taurine. Dalam komposisi itu disebutkan jika beberapa minuman berenergi mengandung manfaat tanaman seperti guarana, ginseng dan vitamin B, namun kadarnya tidak terlalu banyak sehingga tidak menghasilkan energi yang signifikan. Efek taurine saja untuk penambahan energi masih ambigu, sedangkan gula hanya menghasilkan energi dalam waktu singkat, dan kafein terakhir hanya untuk menghilangkan kantuk saja. Jadi, pada kesimpulan jika teman mengkonsumsi terlalu banyak minuman berenergi, kemungkinan besar didapat bukanlah energi tambahan, namun menghasilkan kenaikan berat badan dari gula dan insomnia dari kafein.